Musim Kemarau Melanda, Polres Trenggalek Sigap Bantu Warga Terdampak Kekeringan

- 27 Juni 2024, 18:30 WIB
Polres Trenggalek Bantu Warga Terdampak Kekeringan dengan Sumur Bor dan Bibit Tanaman
Polres Trenggalek Bantu Warga Terdampak Kekeringan dengan Sumur Bor dan Bibit Tanaman /Dok Humas Polri/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Polres Trenggalek bergerak cepat membantu warga yang terdampak kekeringan di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan. Bantuan berupa sumur bor diserahkan pada hari Rabu (26/6/2024) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Bhayangkara Ke-78.

Pembangunan sumur bor di Desa Kedungsigit ini dipilih karena daerah tersebut rentan mengalami kekeringan pada musim kemarau yang panjang, seperti yang terjadi pada tahun lalu.

“Bantuan sumur bor ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih, terutama saat musim kemarau,” ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono, SH, SIK, M.Si., seperti dilansir dari laman Antaranews, Rabu (26/6/2021). 24).

Lebih lanjut, AKBP Gathut Bowo menjelaskan bahwa kekeringan tidak hanya berdampak pada kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga mengancam ketahanan pangan dalam jangka panjang.

“Oleh karena itu, selain sumur bor, kami juga memberikan bantuan bibit ayam, benih kedelai, jagung, dan tanaman lainnya,” jelasnya.

Kapolres Trenggalek berharap kolaborasi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah ini dapat membantu menghadapi musim masyarakat kemarau.

Baca Juga: Warga Tanjungpinang Diajak Aktif dalam Pemutakhiran Data Pilkada 2024

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perekonomian, dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Trenggalek,” tambahnya.

Berdasarkan data BPBD Trenggalek, saat ini terdapat dua desa yang mengalami kekeringan dan telah mengajukan permintaan bantuan air bersih. Dua desa tersebut adalah Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan dan Desa Besuki, Kecamatan Panggul.

Di Desa Besuki, kekeringan melanda dua dusun, yaitu Dusun Bungur RW 07 dan Dusun Sanggar RW 03. Di Dusun Bungur, ada tiga RT yang terdampak, yaitu RT 19, 20, dan 21, dengan total 101 kepala keluarga dan 165 jiwa.

"Di Dusun Sanggar ada dua RT, yaitu RT 9 dan 10, dengan total 93 kepala keluarga dan 276 jiwa. Setelah Desa Besuki, Desa Ngulan Kulon juga mengajukan permohonan bantuan air bersih," ujar Kepala BPBD Trenggalek Triadi Atmono.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan dan membantu mereka dalam menghadapi musim kemarau.

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini