Menyibak Kehidupan di Singkep: Dari Tambang Timah hingga Jalur Trem Penumpang

- 16 April 2024, 19:05 WIB
Menjelajahi Jejak Sejarah Tambang Timah dan Jalur Trem Penumpang
Menjelajahi Jejak Sejarah Tambang Timah dan Jalur Trem Penumpang /

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Singkep, pulau yang terletak di Kepulauan Riau, menyimpan jejak sejarah panjang yang menarik untuk ditelusuri. Dahulu, Singkep dikenal sebagai pusat pertambangan timah yang ramai, menjadikannya salah satu wilayah penting di Hindia Belanda. Keberadaan tambang timah ini pun meninggalkan berbagai peninggalan bersejarah, termasuk jalur trem yang pernah digunakan untuk mengangkut penumpang.

Sejarah Singkep dan Pertambangan Timah

Pada tahun 1889, Perusahaan Timah Singkep didirikan, menandai awal era kejayaan pertambangan timah di Singkep. Perusahaan ini memainkan peran penting dalam perekonomian Hindia Belanda dan menjadikan Singkep sebagai salah satu wilayah yang paling maju di masanya.

Keberadaan tambang timah di Singkep tak hanya mendatangkan keuntungan, tetapi juga membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat setempat. Ribuan orang berdatangan ke Singkep untuk bekerja di tambang, mengubah demografi dan budaya pulau tersebut.

Jalur Trem Penumpang: Sebuah Inovasi di Era Kolonial

Di tengah kesibukan pertambangan timah, jalur trem dibangun di Singkep pada awal abad ke-20. Trem ini bukan hanya digunakan untuk mengangkut timah dari tambang ke pelabuhan, tetapi juga untuk mengangkut penumpang. Jalur trem ini menjadi salah satu inovasi penting di era kolonial, memudahkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian di Singkep.

Baca Juga: Menjelajahi Pesona Air Terjun Resun: Perpaduan Keindahan Alam dan Budaya di Kepulauan Riau

Gambar Bersejarah: Menyingkap Kehidupan di Singkep

Pada tahun 1915, Asosiasi Institut Kolonial di Amsterdam mengadakan kompetisi pengiriman materi visual dari Hindia Belanda. Salah satu peserta kompetisi ini adalah Perusahaan Timah Singkep, yang mengirimkan sejumlah besar kaca negatif asli bergambar aktivitas di tambang dan potret studio para karyawan.

Halaman:

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah