Menjelajahi Uniknya Buah Rambai dan Kuliner Sayur Lemak Kulit Rambai di Lingga

- 18 April 2024, 12:06 WIB
Sayur lemak kulit buah rambai
Sayur lemak kulit buah rambai /Dok. Disbud Kepri/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Di balik pesona pantainya yang indah dan budaya maritim yang kental, Kabupaten Lingga menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah memikat. Salah satu hidangan istimewa yang patut dicoba adalah Sayur Lemak Kulit Rambai, sebuah kuliner tradisional khas Lingga yang memanfaatkan kulit rambai sebagai bahan utamanya.

Rambai: Buah rambai (Baccaurea angulata) berasal dari famili Phyllanthaceae dan mudah ditemukan di Lingga, terutama di Pulau Lingga dan Singkep. Pohon rambai sering tumbuh di kebun buah penduduk dan terkadang berbuah bersamaan dengan musim durian. Rasanya yang asam manis menyegarkan menjadikan rambai favorit banyak orang.

Lebih dari Sekedar Buah: Bagi masyarakat Lingga, terutama di Kelurahan Daik, rambai bukan hanya dinikmati buahnya saja, tetapi juga kulitnya. Budaya memanfaatkan kulit rambai sebagai sayur telah berakar kuat dalam tradisi Melayu di Kabupaten Lingga. Sensasi asam dari kulit rambai juga menjadikannya bumbu istimewa untuk ikan singgang dan ikan gulai asam pedas.

Sayur Lemak Kulit Rambai: Saat musim rambai tiba, hidangan Sayur Lemak Kulit Rambai menjadi primadona di meja makan. Dimasak dengan kuah santan yang gurih, sayur ini menawarkan perpaduan rasa dan tekstur yang unik. Kulit rambai yang biasanya dibuang, disulap menjadi hidangan lezat yang kaya serat dan vitamin.

Baca Juga: Panna Cotta: Dessert Lezat dan Menyegarkan dari Italia, Ini Resep dan Cara Buat ala Rumahan

Tradisi dan Keberlanjutan: Sayur Lemak Kulit Rambai bukan sekadar hidangan lezat, tetapi juga cerminan kearifan lokal masyarakat Lingga. Kemampuan mereka memanfaatkan bahan-bahan sederhana, seperti kulit rambai, menjadi hidangan bergizi dan bercita rasa tinggi, menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

Lebih dari Sekadar Kuliner: Sayur Lemak Kulit Rambai adalah bagian integral dari budaya dan tradisi kuliner di Lingga. Hidangan ini bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi penghubung antar generasi, melestarikan warisan budaya, dan memperkaya khazanah kuliner Indonesia.

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini