Merayakan Umanis Galungan: Tradisi dan Maknanya

- 27 Februari 2024, 23:05 WIB
Umanis Galungan
Umanis Galungan /Photo: IG @art_taksu/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - 29 Februari 2024 bukan hanya tanggal biasa, bagi umat Hindu di Bali dan Lombok, hari ini merupakan hari raya suci Umanis Galungan. Hari ini menandakan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).

Tradisi Umanis Galungan:

  • Penjor: Bambu kuning dihiasi janur dan berbagai hiasan lainnya dipasang di depan rumah sebagai simbol kemenangan Dharma.
  • Sembahyang: Umat Hindu pergi ke pura untuk sembahyang dan memohon keselamatan.
  • Persembahan: Persembahan seperti canang dan sesaji dipersembahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan para leluhur.
  • Kunjungan: Umat Hindu saling mengunjungi keluarga dan tetangga untuk mempererat tali persaudaraan.

Perayaan Umanis Galungan:

  • Upacara Mecaru: Upacara untuk membersihkan diri dari segala hal negatif.
  • Ngejot: Tradisi mengantarkan makanan kepada keluarga dan tetangga.
  • Mepejati: Tradisi mengunjungi leluhur di kuburan.
  • Mekar Karang: Tradisi persembahan bersama di pura.

Umanis Galungan dirayakan oleh:

  • Umat Hindu di Bali dan Lombok.
  • Umat Hindu di diaspora yang berasal dari Bali dan Lombok.

Umanis Galungan merupakan hari raya yang penting bagi umat Hindu karena:

  • Menandakan kemenangan Dharma melawan Adharma.
  • Menjadi momen untuk introspeksi diri dan kembali ke jalan yang benar.
  • Mempererat tali persaudaraan antar umat Hindu.

Mari kita rayakan Umanis Galungan dengan penuh sukacita dan rasa syukur!

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x