Adu Keterangan Saksi dan Ahli Warnai Sidang PHPU Legislatif Sumsel di MK

- 30 Mei 2024, 08:00 WIB
Ilustrasi alat bukti pada perkara PHPU Legislatif 2024
Ilustrasi alat bukti pada perkara PHPU Legislatif 2024 /infopublik/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan terkait Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif Provinsi Sumatra Selatan pada Rabu, 29 Mei 2024. Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Panel III, Lantai 4 Gedung I MK tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan dipimpin oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat.

Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan MK, agenda sidang kali ini mencakup mendengarkan keterangan dari para saksi dan ahli serta pemeriksaan dan pengesahan alat bukti tambahan.

Dua perkara yang dibahas dalam sidang lanjutan ini adalah perkara nomor 246-01-12-06/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 yang diajukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan perkara nomor 275-01-05-06/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 yang diajukan oleh Partai Nasdem.

Sebelumnya, MK telah menggelar serangkaian sidang terkait perkara ini. Sidang Pemeriksaan Pendahuluan diadakan pada Kamis, 2 Mei 2024, diikuti oleh sidang lanjutan yang mendengarkan jawaban dari termohon serta keterangan pihak terkait dan Bawaslu pada Rabu, 8 Mei 2024, dan Senin, 13 Mei 2024.

Baca Juga: Kejari Lingga Ungkap Dugaan Korupsi di KONI: Barang Bukti Disita, Total Kerugian Rp546 Juta

Pada Selasa, 21 Mei 2024, MK memutuskan dan menetapkan sebanyak 207 perkara Pileg, termasuk 14 perkara PHPU Pileg Sumatra Selatan.

Perkara nomor 275-01-05-06/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 yang diajukan oleh Partai Nasdem menjadi salah satu sorotan. Dhabi Kusumanegara Gumayra, kuasa hukum pemohon dalam perkara ini, menyatakan bahwa terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan suara.

Menurutnya, jumlah perolehan suara Partai Demokrat seharusnya tercatat 141.555 suara, sementara perolehan suara pemohon yaitu 142.498 suara.

Sidang lanjutan ini menjadi momen penting untuk menggali lebih dalam mengenai bukti dan kesaksian yang dapat memperkuat atau membantah klaim yang diajukan oleh para pemohon.

Halaman:

Editor: Husni


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini