Longsor di Pegunungan Arfak: Empat Korban Jiwa Ditemukan, Satu Selamat

- 29 Mei 2024, 08:00 WIB
Tim Gabungan Temukan Korban Meninggal Dunia dalam Longsor di Pegunungan Arfak, Papua Barat
Tim Gabungan Temukan Korban Meninggal Dunia dalam Longsor di Pegunungan Arfak, Papua Barat /infopublik/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, mengakibatkan korban jiwa. Pada Minggu (26/5/2024), tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, dan instansi terkait menemukan dua korban meninggal dunia di Distrik Minyambouw.

"Dua korban longsor ditemukan di Distrik Minyambouw oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, dan instansi lainnya," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya pada Selasa (28/5/2024).

Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan alat berat ekskavator di lokasi longsor. Dengan penemuan ini, total korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut mencapai empat orang.

Selain itu, tim gabungan juga menemukan satu orang selamat yang segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Warmare untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Operasi pencarian kini telah dihentikan karena seluruh korban telah ditemukan.

Baca Juga: Tanggap Bencana: Bhabinkamtibmas BRIPKA Wahyudin Lubis Beraksi di Banjir Air Besar

Meski pencarian telah selesai, tim gabungan tetap berada di lokasi untuk mempercepat penanganan dan mengantisipasi potensi longsor susulan. Menurut prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga Kamis (30/5/2024).

Menanggapi situasi ini, BNPB mengimbau masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG.

"Apabila terjadi perubahan cuaca yang signifikan, diharapkan seluruh pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan," kata Abdul Muhari.

BNPB juga menyarankan agar masyarakat segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan lebat yang berlangsung lebih dari tiga jam, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah lereng tebing atau bantaran sungai.

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah