Dampak Banjir Lahar, Gubernur Sumbar Bertekad Penuhi Persyaratan untuk Bantuan Rehabilitasi Lahan Pertanian

- 20 Mei 2024, 07:05 WIB
Mentan ke Lokasi Bencana, Lahan Pertanian Rusak akan Segera Direhabilitasi
Mentan ke Lokasi Bencana, Lahan Pertanian Rusak akan Segera Direhabilitasi /infopublik/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah bertekad segera memenuhi persyaratan administrasi agar bantuan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir lahar dingin dan longsor segera dikucurkan. Bantuan tersebut sangat diperlukan untuk memperbaiki lahan yang rusak akibat bencana alam tersebut.

"Alhamdulillah, tadi kami bersama Bupati Agam telah mendampingi Bapak Mentan meninjau lahan pertanian masyarakat kita yang rusak karena bencana. Beliau menyatakan segera menganggarkan perbaikan lahan tersebut," kaya Mayeldi saat mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman ke Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar pada Sabtu (18/5/2024).

"Tinggal di kita untuk memenuhi persyaratannya. Kita komitmen bersama Pak Bupati untuk menyegerakan administrasi dan datanya," ujar Gubernur Mahyeldi.

Mentan Amran Sulaiman dalam keterangannya menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dampak bencana banjir lahar dingin dan longsor di Sumbar, yang merusak lebih dari 2 ribu hektare lahan pertanian. Untuk itu, diperlukan rehabilitasi lahan secara menyeluruh.

"InsyaAllah kami akan bantu dalam waktu dekat. Terkait material abu vulkanik yang menimbun lahan persawahan, nanti teknisnya itu akan dibangun kembali. Anggaran per hektarnya lebih kurang Rp4,6 juta, maka untuk dua ribuan hektare itu membutuhkan anggaran Rp10 miliar. Nanti ditambah alat dan mesin pertanian, itu sekitar Rp15-20 miliar," jelas Mentan Amran.

Baca Juga: BPBD OKU Selatan dan Tim Gabungan Tangani Bencana Banjir, Lakukan Pendataan dan Penanganan Darurat

Ia juga menegaskan telah menghubungi Ditjen terkait untuk menindaklanjuti penanganan terhadap dampak kerusakan lahan dan kerugian sektor pertanian akibat bencana di Sumbar. Mentan Amran meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait di kabupaten/kota dan provinsi untuk segera menyegerakan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang akan menerima bantuan.

"Saya sudah telepon Dirjen terkait. InsyaAllah akan dialihkan anggarannya ke sini. Saya minta Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi segera menindaklanjuti CPCL-nya. Bantu masyarakat untuk administrasinya. UPT Kementan di Sumbar juga saya minta segera bertindak bantu masyarakat," tegasnya.

Dengan adanya komitmen dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan proses rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana di Sumatera Barat dapat berjalan lancar dan segera, sehingga para petani bisa kembali menggarap lahan mereka dengan optimal.

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini