KPU Fasilitasi Pemilih yang Pindah Memilih di Luar Domisili: Berikut Tata Cara dan Prosedur

- 11 Februari 2024, 10:59 WIB
 7 Februari 2024 adalah hari terakhir mengurus Pindah Memilih, akan dilayani hingga pukul 23.59 waktu setempat.
7 Februari 2024 adalah hari terakhir mengurus Pindah Memilih, akan dilayani hingga pukul 23.59 waktu setempat. /Dok. KPU RI/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengatur prosedur bagi pemilih yang ingin menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar domisilinya pada Pemilu 2024.

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait tata cara dan prosedur untuk mengajukan pindah memilih:

Bagi Pemilih yang Sudah Terdaftar dalam DPT:

  1. Pindah Memilih: Pemilih yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat mengajukan pindah memilih atau pindah TPS jika berada di tempat yang tidak sesuai dengan alamat KTP-el mereka. Peraturan ini diatur dalam Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Data Pemilih.

Bagi Pemilih yang Belum Terdaftar dalam DPT:

  1. Pemilih Tetap: Pemilih yang belum terdaftar dalam DPT tidak dapat mengajukan pindah memilih. Namun, mereka tetap dapat memilih di TPS yang berada di wilayah domisili sesuai alamat KTP-el mereka untuk dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Baca Juga: Masa Tenang Pemilu 2024: Larangan dan Sanksi Bagi Pelanggar

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KPU Republik Indonesia (@kpu_ri)

 

Tata Cara dan Prosedur:

  1. Datang langsung ke Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), atau KPU Kabupaten/Kota.
  2. Bawa bukti dukung alasan pindah memilih, misalnya surat tugas jika karena tugas.
  3. KPU akan memetakan TPS mana di sekitar tempat tujuan (masuk di Daftar Pemilih Tambahan atau DPTb).
  4. Pemilih akan diberikan formulir A-Surat Pindah Memilih sebagai bukti dari KPU.

Syarat Kondisi Tertentu untuk Pindah Memilih:

  • Melakukan tugas di tempat lain saat hari pemungutan suara.
  • Menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan dengan keluarga yang mendampingi.
  • Penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial atau rehabilitasi.
  • Menjalani rehabilitasi narkoba.
  • Menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan.
  • Menempuh pendidikan menengah atau tinggi di tempat lain.
  • Pindah domisili.
  • Tertimpa bencana alam.
  • Bekerja di luar domisili.
  • Keadaan tertentu sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Cara Mudah Cek DPT Pemilu 2024, Lewat Handphone Juga Bisa

Melaporkan Diri untuk Pindah Memilih:

  • Pemilih yang terdaftar dalam DPTb dapat melaporkan diri kepada PPS, PPK, atau KPU Kabupaten/Kota tempat asal atau tujuan paling lambat 7 hari sebelum hari pemungutan suara.

Dokumen yang Dibutuhkan:

  • KTP-el atau KK.
  • Salinan formulir Model A-Tanda Bukti Terdaftar sebagai Pemilih dalam DPT di TPS asal.

Dengan memahami prosedur ini, diharapkan pemilih yang ingin menggunakan hak suaranya di luar domisili dapat melakukannya dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(Sumber: Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Data Pemilih)

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x