Masa Tenang Pemilu 2024: Larangan dan Sanksi Bagi Pelanggar

- 11 Februari 2024, 10:47 WIB
Masa Tenang apa saja yang dilarang ?
Masa Tenang apa saja yang dilarang ? /Dok Bawaslu RI/

LINGGA PIKIRAN RAKYAT - Masa tenang Pemilu 2024 telah dimulai sejak Minggu hingga Selasa, 11 - 13 Februari 2024. Selama masa tenang ini, terdapat beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh semua peserta pemilu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 atau disebut juga UU Pemilu.

Berikut adalah larangan-larangan yang harus dihindari selama masa tenang:

  1. Dilarang melakukan aktivitas kampanye dalam bentuk apapun.
  2. Dilarang menjanjikan atau memberikan imbalan kepada pemilih dengan tujuan mengarahkan pilihan pada calon presiden-cawapres, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, atau DPRD Kabupaten/Kota tertentu.

Pelanggaran terhadap larangan tersebut akan diancam dengan sanksi, bahkan hingga pidana penjara dan denda yang besar. Berikut adalah sanksi yang akan diterima bagi pelanggar:

  • Jika menjanjikan atau memberi imbalan kepada pemilih di hari tenang, disanksi dengan empat tahun penjara dan denda maksimal Rp48 juta.
  • Jika mengumumkan hasil survei atau jejak pendapat, diancam pidana maksimal satu tahun penjara dan denda maksimal Rp12 juta.

Baca Juga: Cara Mudah Cek DPT Pemilu 2024, Lewat Handphone Juga Bisa

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bawaslu RI (@bawasluri)

 

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga suasana tenang dan menolak janji atau imbalan yang bertujuan untuk mengarahkan pilihan politik pada salah satu calon atau partai politik tertentu.

Dikutip dari infografis Antara, Anggota KPU RI, Idham Holik, menekankan pentingnya menjaga hari tenang agar pemilih memiliki kebebasan dan ketenangan dalam menentukan pilihannya.

Setelah masa tenang berakhir, proses pemungutan dan penghitungan suara (Tungsura) Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024. Pada hari itu, Warga Negara Indonesia (WNI) akan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyampaikan hak pilihnya dalam memilih Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Halaman:

Editor: Akhlil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x